Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas kerja keras dan dedikasi perusahaan dalam membangun yayasan kepatuhan yang solid sebagai bagian dari tata kelola yang baik.
Kepatuhan dengan peraturan yang berlaku merupakan dasar penting bagi keberlanjutan perusahaan. Untuk mendorong budaya kepatuhan hukum sambil menghargai strategi yang dilakukan oleh tim hukum perusahaan di Indonesia, Hukumonline mengadakan Penghargaan Kepatuhan Pengaturan Indonesia (IRCA) 2025.
Tahun ini, jumlah peserta menunjukkan peningkatan yang signifikan. Sebanyak 107 perusahaan dari berbagai sektor industri mengambil bagian dalam proses penilaian. Perusahaan ini berasal dari 21 sektor industri strategis dalam ekonomi nasional, mulai dari jasa keuangan non-bank, mineral dan batu bara, perdagangan grosir dan ritel, teknologi, media dan telekomunikasi, pembuatan barang konsumen, listrik, pembuatan otomotif, perbankan, hingga minyak dan gas.
Cakupan IRCA tahun ini juga semakin meluas dengan bergabungnya empat sektor industri baru, yaitu industri perawatan kesehatan, konstruksi, transportasi (minyak dan gas), dan hotel dan pariwisata.
Baca juga:
Salah satu kategori utama yang diberikan dalam IRCA 2024 adalah kategori perusahaan. Penghargaan ini berfokus pada kekuatan kolektif dan strategi internal perusahaan dalam mengelola kepatuhan peraturan. Kategori ini dibagi menjadi empat tingkat apresiasi, yaitu safir, berlian, emas, dan perak, yang masing -masing menggambarkan tahap pencapaian perusahaan dalam melaksanakan strategi kepatuhan hukum.
Predikat Perak Diberikan kepada perusahaan yang diakui dalam kepatuhan peraturan, yaitu perusahaan yang dianggap telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk kepatuhan hukum meskipun mereka masih memiliki ruang untuk menyempurnakan strategi mereka. Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas kerja keras dan dedikasi perusahaan dalam membangun yayasan kepatuhan yang solid sebagai bagian dari tata kelola yang baik.
Ada 5 perusahaan yang mendapatkan gelar ini, termasuk PT Bureau Teknik Sinar Baru, Pt Hanwha Life Insurance Indonesia, PT Martina Berto TBK, PT Orange Innovation Digital, dan PT Mandiri Intiperkasa (tidak ada).
(TagStotranslate) Perusahaan (T) Law-bisnis (T) Regulasi
Sumber: hukumonline
Source link







