Penting bagi advokat untuk memiliki panutan. Adnan Buyung Nasution dan Yap Thiam Hien, dua tokoh hukum yang pantas menjadi contoh pendukung baru.
Mengambil sumpah advokat baru dari Dewan Gerakan Advokat Republik Indonesia (DePa-ri) berlangsung dengan lancar di Pengadilan Tinggi Banjarmasin, Selasa (7/15). Prosesi itu dipimpin langsung oleh ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin, Nawawi Pomolango, yang juga mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam sambutannya, Nawawi menyampaikan dua pesan penting kepada para pendukung yang baru bersumpah. Dia menekankan bahwa profesi advokat adalah profesi mulia yang harus dilakukan dengan integritas penuh. Oleh karena itu, advokat diminta untuk menjauh dari praktik transaksional seperti suap dan bentuk pelanggaran etika lainnya.
“Ada banyak contoh advokat, jaksa penuntut, hakim, dan polisi yang akhirnya harus merana di penjara karena mereka terlibat dalam mafia hukum. Ini adalah peringatan bahwa profesi ini harus dijaga,” katanya. HukumonlineSelasa (7/15).
Baca juga:
Pesan kedua yang disampaikan oleh Nawawi adalah pentingnya memiliki panutan. Dia menyebut Adnan Buyung Nasution dan Yap Thiam Hien sebagai dua tokoh hukum yang pantas menjadi contoh. Keduanya dikenal sebagai advokat yang menjunjung tinggi integritas dan memperjuangkan keadilan tanpa kompromi.
“Bukan hanya materi yang kaya atau pamer di ruang sidang. Advokat sejati adalah mereka yang dikenang karena perjuangan dan keberanian untuk membela yang lemah,” kata Nawawi.
Sementara itu, ketua Depa-ri, Tahir Musa Lutfi Yazid juga memberikan pidato dan selamat kepada para pendukung yang ditunjuk. Dia mengucapkan terima kasih karena Fathom telah dua kali mengadakan prosesi tumpahan dalam waktu kurang dari satu tahun. Sebelumnya, pada 4 Oktober 2024, pelantikan dilakukan oleh ketua Pengadilan Tinggi pada waktu itu, H. Gusrizal, yang sekarang menjabat sebagai ketua Dewan Pengawas KPK.
(TagStotranslate) Advokat (T) Organisasi (T) Organisasi-Advokat
Sumber: hukumonline
Source link







